SabangMerauke - Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sabang Merauke

SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah gerakan sosial dalam bentuk program pertukaran pelajar antar daerah yang menekankan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan ke-Indonesia-an.

Program yang dilakukan sekali setiap tahun ini mengajak beberapa anak dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke untuk meluangkan waktu libur sekolah selama beberapa minggu untuk tinggal di Jakarta.

Selama masa pertukaran, anak-anak ini akan tinggal bersama keluarga angkat atau Famili Sabang Merauke (FSM) yang memiliki nilai-nilai yang luhur dan pencapaian penghidupan yang baik sehingga bisa menjadi panutan nyata dalam hidupnya. Selain itu, anak-anak ini juga akan diberikan Kakak Sabang Merauke (KSM) sebagai mentor selama program ini berlangsung dimana para KSM adalah mahasiswa di Jakarta yang dapat menjadi contoh teladan dalam keterbukaan pikiran dan toleransi terhadap perbedaan.

Sabang Merauke di dirikan oleh Aichiro Suryo Prabowo, Ayu Kartika Dewi, dan Dyah Widiastuti. pada tanggal 28 Oktober 2012 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Sabang Merauke mendorong anak-anak Indonesia dalam merayakan perbedaan dan pengertian atas toleransi, mengajak anak Indonesia untuk merasakan Indonesia seutuhnya, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai pintu pilihan.

Sejarah

Mengapa ada Sabang Merauke?

Indonesia, dengan populasi terbesar keempat di dunia, wilayah kepulauan luas dan kekayaan alam melimpah, pengakuan dunia internasional terhadap kemajuan demokrasi dan pertumbuhan ekonominya, keragaman etnis, budaya, agama, serta bahasa, memiliki potensi untuk menjadi bangsa yang besar, seperti yang dicita-citakan oleh para Pendiri Bangsa. Namun, di sini setidaknya ada dua tantangan utama:

Pertama, keragaman masih menjadi hal yang tabu untuk didiskusikan. Berbagai konflik yang berkaitan dengan terkait dengan kesukuan dan keagamaan menjadikan keragaman sebagai topik yang sensitif.

Kedua, luasnya wilayah dan bentangan lautan Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi ketimpangan keberlanjutan pendidikan anak bangsa. Perbedaan kualitas guru, sarana pendidikan, dan akses pendidikan tinggi mengakibatkan banyak anak bangsa bahkan tidak berkesempatan untuk bermimpi meraih pendidikan setinggi anak Indonesia yang kebetulan dilahirkan dan dibesarkan di wilayah yang lebih maju.
Mengapa SabangMerauke menjadi sangat penting?

Indonesia, dengan komposisi usia warga negara saat ini, 5-10 tahun lagi akan mengalami masa penentuan, yaitu apakah anak-anak bangsa yang nanti beranjak dewasa akan menjadi beban negara (population disaster) atau menjadi pilar pembangunan negara (population bonus). Pembedanya adalah pendidikan. Pendidikan adalah alat rekayasa sosial yang bisa menentukan arah bangsa. Maka sangat penting bagi Indonesia untuk memiliki anak-anak bangsa yang persisten dan berpikiran terbuka.
Lalu, apa solusi yang ditawarkan SabangMerauke?

Kami yakin bahwa kegiatan pertukaran pelajar (student exchange) dan tinggal dengan keluarga angkat di tempat-tempat yang baru dapat menjadi salah satu solusi. Pengalaman para pendiri yang pernah terpilih untuk ikut dalam pertukaran pelajar di negara lain membuat kami percaya bahwa ada dua dampak utama pertukaran:

Pertama, bahwa paparan terhadap tempat, orang, dan kebudayaan yang berbeda akan membantu seseorang untuk berpikiran lebih terbuka, lebih mampu menerima perbedaan sebagai sebuah kewajaran, yang bermuara pada sikap toleran.

Kedua, bahwa pengalaman ini dapat membuka cakrawala anak mengenai hal-hal baru yang mungkin tidak pernah ditemui sebelumnya dan menanamkan mimpi untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

Prinsip SM 

  • Kami percaya bahwa pendidikan membuka pintu pilihan
  • Kami percaya bahwa toleransi harus dirasakan dan dialami
  • Kami percaya bahwa anak-anak Indonesia, di mana pun mereka berada, berhak untuk menjadi Indonesia seutuhnya dengan mengalami Indonesia sebenarnya

Visi SM   

  • Menanamkan pada anak-anak Indonesia kesadaran akan pentingnya pendidikan
  • Mendorong anak-anak Indonesia merayakan perbedaaan
  • Mengajak anak-anak Indonesia merasakan Indonesia seutuhnya

Misi SM

  • Menanamkan kesadaran pentingnya bersekolah dan menjadi orang terdidik
  • Mendorong sikap kemandirian dan proactiveness untuk mencari akses dan memanfaatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya
  • Menanamkan kesadaran bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan, bukan sebuah masalah
  • Mendorong sikap berani untuk menjaga harmoni keberagaman dan melindungi hak setiap warga negara
  • Menanamkan kesadaran sebagai bagian integral dari negara Indonesia
  • Mendorong sikap positif untuk berkontribusi nyata -sekecil apapun dan dalam bidang apapun- demi kemajuan Indonesia

 

Sumber: sabangmerauke.org


Layanan - SabangMerauke - Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali

Layanan Publik - Instansi