Film Iko Uwais Terbaik, dari Merantau hingga Snake Eyes

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 24 Jul 2021, 08:31:03 WIB | dibaca : 219 pembacaHiburan

Film Iko Uwais Terbaik, dari Merantau hingga Snake Eyes

Film apapun yang dibintanginya, aktor 36 tahun ini selalu berhasil membawa karakter dan menghadirkan koreografi beladiri silat yang mengagumkan. / Foto: Instagram

JAKARTA - Film Iko Uwais banyak menyajikan aksi-aksi menegangkan. Genre action yang disajikan begitu digemari penikmat film Indonesia, dan juga dunia. Kemampuan pencak silat dan akting Iko Uwais memang enggak setengah-setengah. Film apapun yang dibintanginya, aktor 36 tahun ini selalu berhasil membawa karakter dan menghadirkan koreografi beladiri silat yang mengagumkan.

Suami penyanyi Audy Item itu cukup diperhitungkan di industri film laga Tanah Air, setelah banyak membintangi deretan film laga skala internasional. Aktor yang memiliki nama Uwais Qorny ini berkecimpung dalam industri film sejak 2009, diawali dengan film Merantau, di mana dia bertemu Gareth Evans dan ditunjuk menjadi karakter utama.

Seiring berjalannya waktu, nama Iko Uwais menjadi salah satu pemeran film laga terbaik bersama dengan Joe Taslim yang namanya juga turut mendunia. Disadur dari berbagai sumber, berikut sederet film Iko Uwais yang membawanya menjadi aktor papan atas.

1. Merantau

Merantau adalah film Iko Uwais pertama yang mengubah hidupnya di industri perfilman. Film yang disutradarai Gareth Evans ini memberinya peran utama dan kesempatan beradu akting dengan Christine Hakim. Sesuai judulnya, Yuda (Iko Uwais) harus pergi merantau dari kampung halamannya karena tradisi buat anak lelaki yang sudah dewasa. Kepergian Yudha sangat berat buat sang ibu, tapi Yudha malah bisa membantu kedua temannya yang menjadi korban human trafficking.

2. The Raid

The Raid jadi film yang juga disutradarai Gareth Evans dan dipublikasikan di Festival Film Internasional Toronto. Film ini menceritakan tentang mafia narkoba bernama Tama Riyadi (Ray Sahetapy) yang bermarkas di sebuah apartemen kumuh. Rama (Iko Uwais) adalah anggota tim SWAT yang mau melakukan misi penggerebekan, tapi usaha tersebut enggak berjalan mulus lantaran banyak anak buah Tama yang siap menghadang pasukan SWAT. Mau enggak mau mereka harus adu kekuatan untuk menentukan siapa yang menang.

3. The Raid 2: Berandal

Film ini merupakan film Iko Uwais terbaik lainnya. Di film ini dia masih berperan sebagai Rama, seorang anggota SWAT yang direkrut langsung oleh Bunawar (Cok Simbara), seorang polisi yang menyuruhnya menyamar menjadi seorang narapidana. Di sini dia bertemu Uco (Arifin Putra), anak dari gangster terbesar di Jakarta. Uco menawarkan sebuah pekerjaan dengan imbalan yang enggak sedikit dan kemewahan yang juga bakal didapatkan selama bergabung menjadi gangster. Setelah terjebak di dunia hitam, dia jadi makin sulit terbebas dari lingkaran tersebut, karena Uco malah berambisi menyaingi ayahnya jadi pemimpin gangster yang besar.

4. Man of Tai Chi

Dalam film yang dibintangi dan disutradarai Keanu Reeves ini, Iko Uwais mendapat peran yang kecil. Meskipun begitu, hal tersebut tetap jadi sebuah kebanggaan besar baginya. Tiger (Tiger Chen) adalah seorang penggila tai chi yang berbakat, sedangkan Donaka Mark (Keanu Reeves) adalah orang yang menjalankan perjudian klub ilegal bawah tanah. Dia berusaha membujuk Tiger biar mau bergabung dengannya. Dalam pengejaran polisi, Tiger sedang melawan Gilang Sanjaya (Iko Uwais) buat mendapatkan uang dengan cara yang sangat mudah.

5. Star Wars: The Force Awakens

Film ini menjadi salah satu film terbaik Iko Uwais yang berhasil menembus box office Hollywood adalah Star Wars: The Force Awakens. Meskipun bukan jadi bintang utama, berperan dalam film yang sudah setenar Star Wars tetaplah sebuah kebanggaan dan juga pengalaman tersendiri buatnya. Iko beradu akting dengan dua aktor laga yang juga berasal dari Indonesia, Yayan Ruhian dan juga Cecep Arif Rahman. Iko berperan sebagai Razoo Qin-Fee, salah satu anggota Kanjiklub yang bengis dan sudah terkenal di Star Wars.

6. Headshot

Film ini menjadi satu-satunya film Iko Uwais yang disutradarai orang Indonesia, dan dia menjadi pemeran utamanya. Ailin (Chelsea Islan) adalah seorang murid kedokteran yang merawat seorang pemuda yang kehilangan ingatannya dan memberinya nama Ishmael (Iko Uwais). Hubungan keduanya makin dekat tanpa menyadari bahwa hal ini mengganggu geng kriminal yang bisa membahayakan nyawa mereka. Ailin diculik dan Ishmael harus bisa menyelamatkan orang yang telah merawatnya itu.

7. Beyond Skyline

Dalam film yang disutradarai Liam O"Donnell ini Iko menjadi bintang utama. Berperan sebagai Sua, Iko Uwais Bisa beradu akting dengan Frank Grillo, seorang aktor terkenal yang pernah membintangi The Purge dan juga Captain America. Dalam film ini Mark (Frank Grillo) adalah seorang detektif yang mau membebaskan anaknya yang disandera di sebuah kapal perang alien. Sua berjuang membantu Mark biar bisa mengambil kembali anaknya dan juga menyelamatkan orang lain yang juga menjadi sandera.

8. The Night Comes for Us

The Night Comes for Us merupakan film drama thriller aksi kejahatan neo-noir Indonesia tahun 2018. Film yang dibintangi Iko Uwais dan Joe Taslim ini awalnya disusun sebagai skenario dan kemudian diadaptasi menjadi novel grafis sebelum dirilis sebagai film. Pusat cerita film ini berkisah tentang aktifnya organisasi Triad di Jakarta dan menampilkan pertarungan apik antara Joe Taslim dan Iko Uwais.

9. Mile 22

Pasti seru dong bisa melihat aktor laga kebanggaan Indonesia bisa saling berhadapan. Dalam film Hollywood ini, Iko Uwais berperan sebagai Li Noor dan dia beradu akting dengan Mark Wahlberg. Selain menjadi aktor, Iko juga dipercaya menjadi koreografer di film Mile 22. Ceritanya bermula dari Li Noor yang merupakan seorang polisi, saksi kunci dan informan dalam sebuah misi yang sedang berjalan. Informasi itu mengenai serangan teror yang akan dilakukan di Amerika Serikat. Li Noor merasa terancam dan meminta perlindungan karena orang-orang memburunya.

10. Triple Threat

Film yang dirilis pada 2019 ini memperlihatkan aksi beladiri Iko Uwais bersama aktor kenamaan Asia, Tony Jaa (Thailand) dan Tiger Chen (Tiongkok). Film ini memperlihatkan gabungan aksi beladiri khas Asia dan pertarungan khas Hollywood dengan bantuan berbagai senjata tajam. Film Triple Threat menampilkan pertarungan Iko Uwais vs Tony Jaa yang seru dan menegangkan. Triple Threat menjadi panggung bagi Iko Uwais karena bersanding aktor kenamaan luar negeri. Hal ini tentunya membawa angin segar bagi perfilman Indonesia agar lebih banyak bintang film dalam negeri yang beradu akting dengan aktor dan aktris internasional.

11. Stuber

Film Hollywood Iko Uwais lainnya adalah Stuber, yang membuat aktor kenamaan asal Indonesia ini berperan sebagai villain dan juga koreografer. Stuber menceritakan petualangan sopir taksi online bernama Stu yang dipaksa oleh Vic (Dave Batista) seorang detektif veteran untuk mengejar Oka Tedjo (Iko Uwais), seorang penyelundup narkoba. Tedjo telah membunuh rekan Vic sehingga detektif senior itu berkewajiban untuk menangkapnya. Sepanjang film, penonton bakal disuguhkan aksi konyol Satu dan Vic untuk menangkap Tedjo.

12. Wu Assassins

Wu Assassins merupakan film serial yang bergenre action dan bertempat di daerah pecinan San Francisco, Amerika Serikat. Dalam serial Wu Assassins ini, Iko berperan sebagai seorang pejuang bernama Kai Jin yang dipilih sebagai Wu Assassin terbaru sekaligus terakhir yang harus mencari kekuatan triad kuno dan memulihkan keseimbangan di Chinatown, San Francisco. Saat ini, sebuah sekuel film berjudul Wu Assassins: Fistful of Vengeance sudah memasuki tahap pasca produksi dan akan menampilkan kembali Iko Uwais sebagai Kai Jin.

13. Snake Eyes

Film ini menjadi film terbaru Iko Uwais yang merupakan spin-off dari sinema G.I. Joe. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada akhir Juli 2021 dan di Inggris pada Agustus 2021. Perilisan Snake Eyes beberapa kali tertunda karena pandemi. Awalnya, ditargetkan tayang 27 Maret 2020, kemudian diundur ke Oktober 2021. Pada April 2021, Paramount memutuskan film tayang Juli dan Agustus.

Menyambut penayangannya, Paramount Pictures telah menghadirkan trailer film tersebut yang menampilkan cuplikan pemeran utama Henry Golding yang menghidupkan tokoh Snake Eyes. Film akan menyajikan cerita awal karakter tersebut, menjelaskan bagaimana dia menjadi agen operasi khusus ninja yang ikonik dari tim yang bertahan lama. Snake Eyes menjadi sinema laga Hollywood pertama bagi Golding, yang sebelumnya sukses dengan film drama Crazy Rich Asians. Dia mengambil alih peran dari seniman bela diri Ray Park yang memerankan Snake Eyes di dua film G.I. Joe terdahulu.

Aktor Indonesia Iko Uwais turut terlibat dalam film sebagai tokoh Hard Master, sedangkan Peter Mensah dan Haruka Abe Masing-masing akan memerankan karakter Blind Master dan Akiko.

 

Sumber : sindonews.com