Kemensos Pastikan Distribusi Bansos Presiden di DKI Berjalan Lancar

By PUBinfo Redaksi 04 Mei 2020, 11:24:01 WIB | dibaca : 149 pembaca

Kemensos Pastikan Distribusi Bansos Presiden di DKI Berjalan Lancar

Foto: Kemensos

Jakarta - Kementerian Sosial mengerahkan seluruh jajaran untuk memastikan distribusi bantuan sosial (Bansos) Sembako Presiden di DKI Jakarta berjalan lancar. Bantuan merupakan distribusi Bansos Sosial Sembako Presiden Tahap I yang di kemudian hari akan dilanjutkan lagi melalui tahap-tahap berikutnya.

"Hari ini, seluruh jajaran di Kemensos turun memastikan memastikan distribusi Bansos Sembako Presiden di DKI Jakarta berjalan lancar. Ini merupakan distribusi Bansos Sembako bantuan Presiden Tahap I. Dan akan ada bantuan tahap berikutnya," ujar Menteri Sosial Juliari P. Batubara, dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Juliari mengatakan dirinya menyerap berbagai informasi dan masukan saat terjun langsung dalam kunjungannya. Ia mendapati bahwa daftar penerima Bansos Sembako dari Presiden di DKI Jakarta, sama dengan data Kemensos yang mengakibatkan beberapa penerima mendapatkan bantuan lagi.

"Saya akan berbicara dengan Gubernur DKI. Karena rencana awalnya, kan data itu tidak sama. Data dari pemda yang diberikan kepada kami adalah warga yang benar-benar baru. Yang belum pernah terima bantuan sembako sama sekali," ujar Juliari.

Menurut Juliari, bila ternyata sasaran bantuan sembako Kemensos sama dengan data Pemprov DKI, maka distribusi bantuan tetap dilanjutkan.

"Kan tidak mungkin, paket bansos sembako yang sudah ada sekarang ditahan menunggu data baru dari Pemda. Jadi tetap disalurkan kepada masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, Juliari sangat berharap kepada kepemimpinan lurah dan ketua RT/RW setempat. Dengan kepemimpinan dan kewibawaan mereka, ia berharap dapat dilakukan pendekatan persuasif.

"Tadi saya sudah sepakat dengan Pak Lurah dan Pak RW di sini, misalnya ada warga yang mau berbagi yang lebih bagus. Kan bertetangga itu mengedepankan gotong royong. Tapi kalau nggak mau memang dia benar-benar membutuhkan sekali apa boleh buat. Nggak apa-apa. Jangan dipaksa," kata Juliari.

Juliari mengingatkan, dalam distribusi bansos bagi warga terdampak COVID-19, selain kecepatan distribusi juga harus diperhatikan ketepatan sasaran. Hal ini bisa dilakukan apabila tersedia data penerima bantuan yang dapat dipercaya. Dalam penyaluran bantuan bansos, Kemensos pun menyalurkan berdasarkan data-data dari Pemda setempat.

"Bukan kami yang menurunkan data ke bawah. Namun kami menerima data dari daerah. Aturannya, pembaruan data itu siklusnya dimulai dari bawah, atau dari daerah. Sehingga kami sebenarnya berharap datanya berbeda antara data yang sudah terima bantuan sembako DKI dengan data yang akan menerima bantuan Presiden," ungkapnya.

Selanjutnya, Juliari mengatakan bahwa dirinya akan membicarakan temuan lapangan ini dengan Gubernur DKI Anies Baswedan pada hari Senin (4/5).

"Kebetulan Senin siang saya akan rapat dengan Gubernur DKI. Saya tentu akan membicarakan masalah ini. Untuk tahap yang berikutnya kami mohon bisa diberikan data yang benar-benar baru, yang belum pernah terima bantuan sembako sama sekali," pungkasnya.

Pada hari Minggu (3/4) kemarin, Juliari sudah bergerak ke sejumlah titik distribusi bantuan. Ia juga bergerak ke Kecamatan Jagakarsa, Kelurahan Lenteng Agung RW. 06 & 10, dengan kesiapan sebanyak 4.737 paket. Di Gang Masjid VIII, RT. 2/RW.1, Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebanyak 326 paket. Lalu di Kelurahan Srengseng RW 03 Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat sebanyak 700 paket sembako. Selain itu, Juliari juga mengecek ke sejumlah titik distribusi di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Sementara itu, Sekjen Kemensos Hartono Laras juga mengecek kesiapan distribusi di RW 06 Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Kepada perangkat pemerintah setempat, Hartono berpesan, agar bantuan tersebut disalurkan sebaik-baiknya.

"Pak Lurah, Pak RT/RW yang tahu daerahnya. Silakan sembako Bantuan Presiden melalui Mensos ini disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Ini baru Tahap I, nanti akan ada bantuan tahap berikutnya," pungkas Hartono.

Salah satu penerima bernama Ibu Wiwik mengungkapkan bahwa ia tidak lagi mempunyai penghasilan. Warga kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, ini menangis haru usai ia menerima sembako langsung dari Mensos. Wiwik sangat senang dapat menerima bantuan, lantaran saat ini suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan tidak lagi mempunyai penghasilan.

Sebagai informasi, Menteri Sosial Juliari P. Batubara beserta Sekretaris Jenderal Hartono Laras dan para pejabat Eselon l dan pejabat teras lainnya ikut turun ke sejumlah titik distribusi bantuan. Masing-masing pejabat mengecek dan mendistribusikan ke sejumlah titik. Sekjen bergerak ke RW 06 Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kemudian juga para direktur jenderal, inspektur jenderal, kepala badan, dan staf ahli Mensos, masing-masing mengawal distribusi bantuan tersebar di lokasi yang ditentukan.

 

Sumber : detik.com