Erick Thohir: Imunisasi Covid-19, Syarat Ekonomi RI Bangkit

By PUBinfo Redaksi 11 Agu 2020, 13:38:16 WIB | dibaca : 113 pembaca

Erick Thohir: Imunisasi Covid-19, Syarat Ekonomi RI Bangkit

Foto: Menteri BUMN Erick Thohir meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8) (Dok. Kementerian BUMN)

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan pemerintah bakal melakukan vaksinasi masal sebagai cara ampuh mencegah pandemi virus Covid-19 berlanjut.

Ditargetkan, proses imunisasi massal Covid-19 rencananya akan berlangsung Februari 2021. Saat ini pemerintah masih melakukan proses uji coba vaksin tahap III yang dipercepat dari September jadi awal Agustus 2020.

"6 bulan ke depan imunisasi massal bisa terjadi di Indonesia. Dengan lebih cepat imunisasi ke masyarakat, ekonomi bisa bangkit secepat mungkin. Imunisasi makin lama, bangkitnya ekonomi makin mundur lama," sebut Erick di Menara Kadin, Senin (10/8).

Erick mengatakan masih ada waktu sekitar 6 bulan lagi untuk bisa sampai pada proses imunisasi massal. Ia yakin bisa mencapainya karena salah satu tahapan, yakni uji klinis 3 juga bisa dikebut selama tiga minggu, atau yang semula dijadwalkan bulan September, dipercepat mulai besok, Selasa (10/8) oleh BUMN Bio Farma.

"Tantangan bagi kita 6 bulan lagi sukseskan imunisasi secepat mungkin. Kalau bisa jangan sampai setahun ke depan," paparnya.

Namun, mengenai skema yang akan disiapkan, Erick belum bisa menyampaikan secara detil. Termasuk mengenai biaya imunisasi, apakah akan dibayarkan pemerintah atau metode subsidi silang.

"Pemerintah akan pastikan, akan ada diskusi khusus. Seyogyanya kita hadir ketika rakyat butuh kami hadir. Untuk klasifikasinya BNPB dan Kemenkes yang akan sampaikan. Suka ga suka masyarakat harus imunisasi, itu menjadi bagian penting," paparnya.

 

Sumber : cnbcindonesia.com