5 Penyebab Munculnya Stretch Mark di Paha dan Cara Menyamarkannya

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 04 Jul 2020, 14:08:27 WIB | dibaca : 68 pembacaKesehatan

5 Penyebab Munculnya Stretch Mark di Paha dan Cara Menyamarkannya

Stretch mark (Foto: iStock)

Jakarta - Stretch mark di paha biasanya muncul karena pelebaran atau adanya kontraksi pada kulit dengan sangat cepat. Stretch mark di paha muncul seperti bekas luka yang biasanya berubah warna seiring berjalannya waktu.

Stretch mark di paha seringkali terlihat seperti guratan garis linear berwarna merah muda atau ungu. Selama beberapa bulan, stretch mark di paha berangsur-angsur berubah menjadi bekas luka berwarna putih.

Stretch mark di paha lebih sering dialami oleh wanita. Meski bukan kondisi medis yang membahayakan, stretch mark di paha kerap dianggap mengganggu sehingga kebanyakan orang rela merogoh kocek yang dalam untuk menyamarkannya.

Berikut penyebab munculnya stretch mark di paha dikutip detikcom dari berbagai sumber:

1. Pertambahan berat badan

Pertambahan berat badan secara signifikan bisa menyebabkan munculnya stretch mark di paha bahkan punggung dan lutut. Bahkan jika sudah menurunkan berat badan, stretch mark bisa tetap ada dan tak hilang. Seiring waktu stretch mark di paha akan memudar dan kurang terlihat.

2. Kehamilan

Stretch mark sangat umum dialami oleh wanita yang sedang hamil. Diperkirakan 8 dari 10 wanita hamil memiliki stretch mark. Kenaikan berat badan yang cukup signifikan pada ibu hamil menjadi penyebab munculnya stretch mark di paha, lengan, perut, atau bagian tubuh lainnya. Namun tidak semua dari mereka memiliki stretch mark sebab beberapa orang cenderung memiliki kulit yang lebih elastis.

3. Pubertas

Jika seseorang tumbuh dengan sangat pesat selama pubertas, kulit bisa menjadi renggang dan menimbulkan stretch mark. Saat tulang bertambah panjang dan pinggul melebar maka kulit terpaksa meregang dengan cepat sehingga menjadi penyebab munculnya streth mark di area tubuh tertentu.

4. Ketidakseimbangan hormon

Stretch mark tidak hanya disebabkan karena peregangan kulit secara berlebihan. Hormon juga menjadi salah satu penyebab munculnya stretch mark. Selama masa pubertas atau kehamilan, kelenjar adrenal menghasilkan banyak hormon yang dikenal sebagai glukokortikoid, yang menyebabkan serat kolagen dan elastin sobek ketika kulit diregangkan sehingga memunculkan stretch mark.

5. Kondisi medis tertentu

Kondisi medis tertentu seperti sindrom Cushing, sindrom Marfan, sindrom Ehlers-Danlos dan kelainan genetik lainnya dapat menjadi penyebab penurunan elastisitas pada kulit. Kelainan kelenjar adrenalin lain juga dapat menjadi penyebab munculnya stretch mark karena meningkatkan jumlah kortikosteroid pada tubuh.

Cara Menyamarkan Stretch Mark

Stretch mark bukanlah gejala dari penyakit kulit apapun. Ada beberapa cara menyamarkan stretch mark. Beberapa orang yang terganggu dengan tampilan stretch mark biasanya memilih untuk melakukan perawatan dengan terapi laser atau krim retinol tropikal.

Cara menyamarkan stretch mark yang lebih sederhana adalah dengan rutin mengoleskan pelembab secara berkala. Mengonsumsi makanan dan minum air yang cukup juga akan membantu mendukung elastisitas kulit sehingga tampilannya akan lebih tersamarkan.

Minyak kelapa juga dipercaya sebagai salah satu bahan alami untuk menyamarkan stretch mark. Disarankan untuk mengoleskan minyak kelapa di bagian yang muncul stretch mark dua kali tiap harinya.

 

Sumber : detik.com